Rasulullah SAW Ketawa Sehingga Menangis

بِسْـــــــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

sumber google
Umar bin Khattab  adalah salah  satu sahabat Rasulullah  Saw ketika  sebelum masuk Islam sangat ditakuti pengikut Muhammad. 
Namun  setelah  masuk  Islam paling ditakuti musuh-musuh  Islam pada zamannya. Bahkan dari hadits diriwayatkan Turmiziy  dikatakan syaitan pun  takut berpapasan dengan Umar.
Kisah Umar dan Rasulullah 
Suatu ketika Rasulullah berkumpul dengan para Sahabatnya, beliau bertanya : 
“Siapa di antara kalian yang boleh membuat aku tertawa ?,” 
maka  jawab Umar : 
"Saya ya Rasulullah ,” kata sayyidina Umar.
Umar  di hadapan Rasulullah dan  sahabat lainnya berkata, "dahulu sebelum aku mengenal Islam, aku pernah membuat patung  berhala  dari manisan. Sewaktu lapar,  aku memakan berhala tersebut mulai dari kepalanya, tangannya hingga tak tersisa.” Mendengar cerita itu, Rasulullah tertawa  hingga kelihatan gigi gerahamnya.
Rasulullah bertanya lagi, ”di mana akal kalian waktu itu?,”  
Umar menjawab, “akal kami memang jenius tapi waktu itu yang menciptakan alam menyesatkan kami”.
Kemudian kata Rasulullah, ”ceritakan kepadaku hal yang membuat aku boleh menangis."
Umar menuturkan, “dahulu aku punya seorang anak perempuan, aku ajak anak tersebut ke suatu tempat. Tiba di tempat yang aku tuju aku mulai menggali sebuah lubang, setiap kali tanah yang aku gali mengenai bajuku, maka anakku membersihkannya. Padahal dia tidak mengetahuinya bahwa sesungguhnya lubang yang aku gali itu adalah untuk menguburnya hidup-hidup, sebagai  persembahan berhala. Setelah selesai menggali lubang aku kubur anak perempuanku hidup-hidup,” Cerita Umar.


Mendengar cerita itu Rasulullah meneteskan air mata, sementara Umar terlihat dari raut wajahya menyesali  perbuatan  jahiliyahnya sebelum mengenal Islam. Sebelum Umar masuk Islam, Rasulullah pernah berdoa untuk keislaman Umar.

"Ya Allah, muliakanlah/kukuhkanlah Islam ini dengan salah seorang dari dua orang yang paling -Engkau cintai, Umar bin al-Khaththab atau Abu Jahal bin Hisyam" (HR  at-Turmuziy (dan dia menshahihkannya) dari Ibnu Umar , ath-Thabraniy dari Ibnu Mas'ud dan Anas).

Ternyata, yang paling dicintai Allah adalah Umar . Wallohu a’lam bishshawab.
Sumber : harianterbit


3 comments:

  1. singgah dari http://jmbelog.blogspot.my/

    ReplyDelete
  2. Kisah yang indah.. Rindunya Kekasih Allah..

    ReplyDelete
  3. sebaknyaa. sampaikan belakang saidina umar penuh dengan parut, beliau menghukum dirinya sendiri kerana perbuatannya itu..

    ReplyDelete

Give your inspiration here and thank you.

Powered by Blogger.