Lebih Halus Daripada Rambut, Lebih Tajam Daripada Pedang

بِسْـــــــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم



Lebih Halus Daripada Rambut, Lebih Tajam Daripada Pedang / Allhamdulillah, Salam saya buat semua. Pagi ni pabila saya membaca tazkirah gambaran titian sirath dan api neraka, saya berasa sangat takut sedih, dan sebagainya. Entah bagaimana la nasib saya kelak, iman saya pun tak seberapa. Rasa sangat takut, kaku fikiran saya dibuatnya. Mampukah saya melaluinya sedangkan amal ibadah di dunia pun tak seberapa, mana mungkin untuk melepasinya selaju cahaya. Sebagai mana kata Dr. Danial dalam Halaqah, orang Islam di akhir zaman seperti pelarian. Oleh itu, saya kongsikan tazkirah tersebut untuk pembaca saya yang disayangi. 

Ilustrasi titian sirath sumber google


Gambaran
Mengerikan! Sungguh aku katakan, ia adalah saat yang sangat mengerikan. Berjayamu ke Syurga, tetapi jatuhmu akan ke Neraka Jahannam.

Terbentang di atas Neraka Jahannam, lalu terdapat pula besi besi pengait serta pokok pokok berduri yang akan menarik mangsanya jatuh ke dalam Neraka Jahannam. Itulah Shirath.

Agak berat sebenarnya tulisan ini kerana mengisahkan sesuatu perkara yang ghaib. Tetapi hadith hadith yang dikumpulkan oleh para ulama' untuk menceritakan serta menggambarkan keadaan ketika di Shirath sudah cukup membuatkanku terasa amat takut sekali. Semoga Allah melindungi kita semua daripada api nerakaNya. 

Jom baca siapa -----> Tujuh Golongan Yang Dikasihi Allah  (semoga kita jua berada di dalam tujuh golongan ini)

Dalam hadith yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, dari Hudzaifah, Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud ;

Kemudian direntangkanlan jambatan di atas neraka jahannam dan diperbolehkan memberi syafaat, maka para nabi pun berdoa 'Ya Allah, selamatkanlah, selamatkanlah'.

Rasulullah SAW ditanya, "bagaimanakah jambatan itu?"

Jawab Rasulullah SAW ;

jalan licin menggelincirkan. Padanya terdapat besi besi penyambar, besi besi pengait dan tumbuhan berduri seperti di Najed, yang disebut Sa'dam. 

Beruntunglah Orang Mukmin
Orang mukmin melalui sekejap mata. Ada pula seperti kilat, ada yang seperti angin, ada yang seperti burung, ada yang seperti kuda yang tangkas dan kenderaan yang lainnya. 

Maka dari itu ada yang selamat sentosa, ada yang terkait lalu lepas dan ada pula yang terpelanting ke dalam neraka jahannam."[Sahih Muslim]

Allah! Selamatkah kita ini nanti?

Kata Imam al-Qurtubhi dalam kitabnya At-Tazkirah ;

Maka fikirkanlah sekarang, betapa gentar hatimu kelak jika kamu melihat Sirath begitu kecilnya, lalu tampak di matamu hitamnya neraka jahannam da bawah sana, dan terdengar ditelingamu gemuruh api. Sementara kamu dipaksa berjalan di atas Shirath dalam keadaanmu yang lemah. Hatimu bergetar, kakimu goyah dan punggungmu dibebani dosa dosa.




Bayangkan penderitaan yang akan kamu alami saat kamu menapakkan salah satu telapak kakimu, ternyata kamu rasakan betapa tajamnya Shirath itu, tapi bagaimana pun kamu harus menapakkan pula telapak kaki yang kedua. 

Sementara orang orang lain di dihadapanmu jatuh dan tergelincir, lalu disambut oleh para malaikat yang menyiksa.

Saat itu kamu melihat ramainya manusia jatuh ke dalam neraka di mana kepala mereka terbalik ke bawah, kaki mereka di atas lalu jatuh ke neraka. Na'uzubillah!

Betapa mengerikan pemandangan seperti itu, betapa sulit pendakian yang harus ditempuh dan betapa sempit jalan yang harus dilalui" 

Manakala kata Ibnul Mubarak ; 

Pada hari kiamat nanti manusia akan melintasi Shirath sesuai dengan iman dan amal masing masing.

Teringat beberapa tahun dahulu ketika makan tengah hari bersama seorang sahabat, dia mengatakan ;

"ketika manusia melalui Shirath nanti, pohon pohon berduri yang ada di sekitar Shirath akan menyambar manusia yang mana pada badannya terdapat benda benda yang haram. Contohnya makan makanan yang haram atau pun makan makanan daripda sumber yang haram". 

Ya! Begitulah sedikit gambaran kengerian saat di Shirath nanti. Jangan kita lepaskan peluang untuk kita memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kita kepada Allah ketika di dunia ini.

Peringatan
Jangan kita leka! Sudah sudahlah menjadi pelahap terhadap nikmat dunia. Bukan tidak boleh diambil tetapi ambillah dunia sekadar keperluan untuk kebahagiaan akhirat. 
Wallahu a'lam.

Peringatan untuk diri saya yang fakir ini.... Assalamualaikum. Mari la sama-sama kita mengabdikan diri untuk Ya Rabb... InsyaaAllah.... Semoga kita diberikan kekuatan untuk istiqomah dalam apa jua ibadah kta. 

Sumber:
#AkhiAdifGorment
21 February 2018





1 comment:

  1. InsyaAllah.. moga kita semua dilindungi azab api neraka & berjaya di dunia + diakhirat hendaknya.. aminn

    ReplyDelete

Give your inspiration here and thank you.

Powered by Blogger.