Tawadhuk Antara Anjing dan Manusia

بِسْـــــــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم



Tawadhuk Antara Anjing dan Manusia / Assalamualaikum... adakah kita benar-benar suci dan baik hati berbanding makhluk Allah yang lain sering dihinakan. Semoga perkongsian kisah ini dapat menyedarkan siapa kita di sisi Allah.... 

google image

Di tengah perjalanan malamnya, Abu Yazid al-Bisthami bertemu dengan seekor anjing.
*Dengan sigap, diangkatlah gamisnya, dengan maksud agar tidak terkena najisnya*.

Spontan anjing tersebut berhenti dan memandang Abu Yazid.
*Atas kuasa Allah, Abu Yazid mendengar anjing tersebut berbicara, kepadanya* :

"Wahai Yazid,  tubuhku ini kering, tidak akan menimbulkan najis kepadamu. 
*Jika pun terkena najisku, engkau tinggal membasuhnya  7x, dengan air dan tanah*. Maka najisku akan hilang, namun jika engkau angkat gamismu, karena berbaju manusia, merasa lebih mulia dan menganggap aku hina, *maka najis di dalam hatimu, tidak akan mampu terhapus, walaupu  kaubersihkan dengan air dari 7 samudera"*.

Abu Yazid terkejut mendengar perkataan anjing tersebut.
*Dia menunduk malu, dan segera meminta maaf kepada si anjing*.

Diajaknya anjing tersebut bersahabat dan mengikuti perjalanannya, *tetapi anjing itu menolak*.



Kemudian anjing itu berkata:
*"Engkau tidak mungkin bersahabat dan berjalan denganku, karena orang2 yang memuliakanmu akan mencemooh kamu dan melempariku dengan batu*.

Aku juga tidak tahu mengapa mereka menganggap aku hina, *padahal aku telah berserah diri kepada Penciptaku atas wujud ini*.

Lihatlah...
Tidak ada yang aku bawa, bahkan sepotong tulang sebagai bekalku saja tidak.
Sementara engkau masih membawa bekal sekantong gandum".

*Kemudian anjing tersebut berlalu..*

Dari jauh Abu Yazid memandangi anjing tersebut, berjalan meninggalkannya.

Tidak terasa air  mata Abu Yazid menetes, dan ia berkata dalam hati: 

*"Ya Rabb, untuk berjalan dng seekor anjing ciptaan-Mu saja aku merasa tidak pantas*
Bagaimana aku bisa pantas berjalan dengan-Mu?

*Ampunilah aku, sucikanlah najis di dalam kalbuku ini..."*.

*Masyā Allāh...*              
▪️Jangan pernah *MERASA LEBIH MULIA* daripada seluruh ciptaan Allah.

▪️ Jangan pula merasa lebih baik, lebih terhomat daripada orang lain, *karena Allah melihat kalbumu bukan penampilan fisik dan lahirmu*.

▪️ Kebaikan hati tidak perlu diungkapkan, *Allah Maha Mengetahui ketulusan dan keikhlasan kita*.

▪️ Tawadu di dalam iman dan akhlak. Bening hati dengan *dzikrullah & qiyamul lail*.

▪️Semoga yang membaca ini di berikan ampunan dosa dari Allah SWT

*Semoga Allah SWT menjadikan kalbu kita bening dan bersih dari segala kotoran*, penyakit lahir dan batin sehingga tidak mau setitik pun menilai, mencela dan membuli orang lain, siapa pun dia...

*BICARAHATI*
Allahumma ya Affuw ya Ghaffar ya Tawwab ya Quddus ya Jalil, ya Allah ampuni dosa2 kami, terimalah taubat kami serta sucikan hati2 kami dari penyakit2 hati, karat2 dosa, berhala dunia, kotoran2 syirik serta syaitan yang mengalir dalam darah kami.





3 comments:

  1. Tq share SI, another good knowledge I learnt here today...
    Menitik air mata...

    ReplyDelete
  2. ASTAGHFIRULLAH AMPUNI HAMBA-MU YA ALLAH

    ReplyDelete
  3. Bergenang air mata baca.
    Sangat mengesankan.
    Great sharing tq

    ReplyDelete

Give your inspiration here and thank you.

Powered by Blogger.